Selamat Datang di Situs Resmi DPC PWRI PRINGSEWU - Kunjungi tentang kami lebih jauh dengan membuka dan membaca Visi dan Misi kami

Soroti Akses Beton SPBU Swasta Wates yang Tidak Landai, Ketua PWRI Pringsewu Desak Owner Benahi Teknis Jalan.

Dpc pwri pringsewu
Minggu, 19 Juli 2026
Last Updated 2026-07-20T04:56:49Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Demi Keselamatan Pelanggan, Manajemen SPBU Dituntut Segera Ratakan Akses Keluar

PRINGSEWU – Akses jalan pada pintu keluar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor seri 24.353.150 yang terletak di Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, dikeluhkan warga. Struktur cor beton pembatas antara area pom bensin dan jalan utama Lintas Barat Sumatera tersebut dinilai dibuat terlalu tinggi dan tidak landai, sehingga membahayakan pengguna jalan.


Keluhan ini mencuat ke publik setelah akun Facebook atas nama Mutiara Asih mengunggah bukti visual keresahannya di grup publik "Pringsewu Comunity" yang memiliki 110.051 anggota. Unggahan digital yang tayang sejak Sabtu (18/7) tersebut langsung viral dan hingga kini telah mendapat respons masif berupa 375 suka, 135 komentar, serta 9 kali dibagikan ulang oleh netizen.


"Izin Post Lurrr tolong dong Pom bensin Wates jalannya dibenerin, soale banyak bumper mobil yang nyangkut sampai bunyi groookkkkk. Bahaya juga buat pengendara motor sampai jeglukk-jeglukk gitu, kan kasihan. Buat yang punya Pom bensin, tolong diperbaiki jalannya. Utamakan keselamatan pelanggan SPBU Wates...!!," tulis akun Mutiara Asih dalam unggahan tersebut.


Berdasarkan analisis visual dan laporan di lapangan, titik permasalahan utama terletak pada ujung cor beton pintu keluar yang posisinya menggantung tinggi dan tidak terbentuk menurun landai menuju aspal utama. Akibat beda tinggi permukaan yang ekstrem ini, kendaraan ber-ground clearance rendah atau ceper dipastikan akan mengalami benturan keras pada bagian bumper dan kolong mobil saat melintas keluar.


Menanggapi gejolak aduan masyarakat tersebut, Ketua DPC PWRI Pringsewu, Rio Batin Laksana (RBL), angkat bicara mengenai status kepemilikan dan tanggung jawab hukum pihak pengelola. RBL membedakan sistem operasional pom bensin berdasarkan kode registrasi Pertamina untuk mengurai siapa yang bertanggung jawab penuh atas kesalahan konstruksi itu.


Berdasarkan kode angka digitalnya, SPBU Wates diawali dengan nomor seri 24. Dalam regulasi Pertamina, kode digit kedua angka "4" menandakan SPBU tersebut berstatus DODO atau Dealer Owned Dealer Operated, yaitu perusahaan modal mandiri yang sepenuhnya dimiliki, dibangun, dan dikelola oleh pihak swasta perorangan secara pribadi, bukan milik Pertamina pusat atau CODO dengan kode 23.


"Karena SPBU 24.353.150 Wates ini adalah milik swasta penuh atau DODO, maka kesalahan teknis konstruksi jalan beton yang anjlok di area operasional tersebut mutlak berada di bawah tanggung jawab manajemen owner perusahaan tersebut," tegas RBL saat menganalisis keluhan publik.


PWRI Pringsewu mendesak pihak pemilik pom bensin swasta ini segera mengalokasikan anggaran Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk melakukan pembongkaran dan pengaspalan ulang. Akses keluar wajib dibuat landai demi mengutamakan keselamatan serta kenyamanan fisik kendaraan pelanggan.



Pihak manajemen SPBU 24.353.150 Wates langsung memberikan respons cepat dan kooperatif terkait keluhan masif pengguna jalan tersebut. Saat dikonfirmasi oleh Ketua DPC PWRI Pringsewu, Pengawas SPBU Wates, Joko, memberikan klarifikasi resmi bahwa persoalan akses pintu keluar yang terlalu curam itu telah disampaikan secara langsung kepada pihak pemilik (owner) perusahaan. Pihak manajemen menyatakan telah menyetujui rencana renovasi fisik dan saat ini sedang menunggu kesiapan pihak kontraktor pelaksana untuk melakukan pembongkaran serta perbaikan jalan beton dalam waktu dekat demi menjamin keselamatan serta kenyamanan seluruh pelanggan setia. (Rls/PWRI)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl